Kefamenanu, RakyatTimor.ID – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten TTU yang berlangsung khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam memajukan pendidikan nasional.
Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dijalankan dengan tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan juga menjadi sarana menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
Mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara, pendidikan harus berlandaskan sistem among yang meliputi asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan). Nilai ini menjadi fondasi dalam membangun pendidikan yang memuliakan manusia.
Lebih lanjut, sesuai amanat UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan diarahkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.
Dalam konteks pembangunan nasional, pendidikan juga menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yakni membangun sumber daya manusia unggul, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia maju.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menetapkan lima kebijakan strategis. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Keempat, peningkatan mutu pembelajaran melalui literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kelima, perluasan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Dalam amanat tersebut juga disebutkan bahwa dalam 18 bulan terakhir, pemerintah telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Menutup sambutannya, Bupati Yosep mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan di TTU. Ia menekankan pentingnya tiga kunci utama, yakni mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita wujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
