“Mahasiswa akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk program pemberdayaan, penyuluhan, bakti sosial hingga kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan,” kata Yefta.
Mahasiswa Ingin Membawa Dampak Nyata
Bagi para mahasiswa, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Priskila Edon, berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa perubahan positif di desa melalui berbagai program yang telah disiapkan.
“Semoga dengan kehadiran kami bisa membawa dampak bagi masyarakat melalui penyuluhan, bakti sosial, dan program-program lainnya. Kami juga ingin memperoleh pengalaman yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan mahasiswa peserta KKN lainnya, Sumi Seko. Ia mengaku ingin menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah di tengah masyarakat sekaligus menambah pengalaman yang akan menjadi bekal saat melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.
Belajar Langsung dari Kehidupan Masyarakat
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, mengatakan KKN merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
