Diduga Diintimidasi Oknum Anggota DPRD TTU, Dokter Jaga RS Leona Kefamenanu Alami Trauma Berat

ilustrasi dokter
Ilustrasi
  • Bagikan

Kefamenanu, RakyatTIMOR.ID – Dunia kesehatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang kabar tak sedap. Seorang dokter jaga di Rumah Sakit (RS) Leona Kefamenanu berinisial dr. Icha, diduga mengalami intimidasi dan tekanan verbal dari dua oknum anggota DPRD TTU saat sedang bertugas menangani pasien anak korban gigitan ular.

Akibat insiden berwajah arogan tersebut, dr. Icha dilaporkan mengalami trauma psikologis yang mendalam hingga harus dilarikan ke ruang perawatan intensif di rumah sakit tempatnya bekerja.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Prosedur Medis Vaksin

Kerabat korban, Viktor E. Manbait, membeberkan kronologi lengkap peristiwa pilu yang menimpa dr. Icha. Insiden bermula pada Sabtu, 13 Juni 2026, ketika seorang pasien anak yang terkena gigitan ular dirujuk dari RSUD Kefamenanu ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona.

Sebagai dokter jaga yang bertanggung jawab, dr. Icha langsung memeriksa pasien dan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis demi memastikan penanganan yang tepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Berdasarkan hasil analisis medis, pasien anak tersebut belum direkomendasikan untuk menerima vaksin tertentu. Di samping itu, stok jenis vaksin yang diminta oleh keluarga pasien kebetulan sedang kosong di RS Leona.

Baca Juga:
Vonis Pelaku Penganiayaan Siswa SD di TTS, PN SoE Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga Korban dan Terdakwa

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version