Oecusse, RakyatTimor.ID – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kemerdekaan Timor Leste yang digelar di Oecusse, Timor Leste, Rabu (20/5/2026).
Kehadiran Kamillus dalam agenda kenegaraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Usai mendampingi Wakil Gubernur NTT meninjau pelaksanaan program strategis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kamis (21/5/2026), Kamillus membenarkan kehadirannya dalam peringatan kemerdekaan tersebut.
Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari Presiden Autoridade Região Administrativa Especial Oecusse beserta jajaran pemerintah setempat selama berada di wilayah itu.
“Selain menerima sambutan yang baik, saya juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan terkait pentingnya menjaga dan memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Timor Leste, khususnya dengan Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai wilayah yang berbatasan langsung,” ujar Kamillus.
Dorong Penguatan Kerja Sama Kawasan Perbatasan
Dalam kesempatan tersebut, Kamillus menegaskan bahwa hubungan bilateral antarwilayah perbatasan tidak hanya sebatas hubungan diplomatik semata, tetapi perlu diwujudkan melalui kerja sama nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, penguatan sektor ekonomi, sosial, dan budaya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara sekaligus mempererat hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama ini.
“Harapan saya, hubungan bilateral ini terus terjaga dan semakin kuat melalui penguatan sektor ekonomi, sosial, dan budaya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara serta mempererat hubungan persaudaraan di berbagai sektor kawasan perbatasan,” katanya.
Kamillus juga menambahkan bahwa posisi Kabupaten TTU sebagai daerah perbatasan memiliki peran penting sebagai jembatan penghubung dalam mendorong kolaborasi lintas negara yang produktif, harmonis, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kerja sama antardaerah perbatasan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan stabilitas kawasan sekaligus membuka peluang pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat di kedua negara. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
