“Bahkan kami mendapat informasi pernah ada warga yang menjadi korban ketika sungai meluap saat banjir,” ungkapnya.
Kapolda mengaku terharu melihat respons masyarakat yang menyambut kehadiran jembatan dengan penuh rasa syukur.
“Tadi banyak bapak dan ibu yang menangis karena merasa sangat terbantu. Bagi kami, inilah makna pengabdian Polri. Apa yang kami lakukan semata-mata untuk masyarakat. Semoga jembatan ini benar-benar membawa manfaat bagi kehidupan warga,” katanya.
Dorong Akses Air Bersih untuk Masyarakat
Selain meresmikan jembatan, Kapolda juga menerima aspirasi masyarakat terkait kebutuhan air bersih melalui pembangunan sumur bor.
Ia memastikan pihaknya akan berupaya membantu merealisasikan kebutuhan tersebut dengan terlebih dahulu mencari lokasi yang sesuai.
“Kami berharap jembatan ini dirawat dengan baik karena manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita nanti. Tadi masyarakat juga menyampaikan kebutuhan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Insya Allah kami akan mencari lokasi yang tepat dan berupaya membantu mewujudkannya sehingga masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang lebih baik,” ujarnya.
Wujud Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Peresmian Jembatan Merah Putih menjadi salah satu rangkaian pengabdian dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
