Tangis Haru Warnai Peresmian Jembatan Merah Putih di Takari, Kapolda NTT: Ini Pengabdian untuk Masyarakat

warga takari
Tangis haru pecah di tengah masyarakat saat Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko meresmikan Jembatan Merah Putih di Kampung Bestobe, Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Selasa (7/7/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

“Bahkan kami mendapat informasi pernah ada warga yang menjadi korban ketika sungai meluap saat banjir,” ungkapnya.

Kapolda mengaku terharu melihat respons masyarakat yang menyambut kehadiran jembatan dengan penuh rasa syukur.

Baca Juga:
Perindo Kota Kupang Dipimpin Ade Manafe, Target Satu Fraksi di DPRD

“Tadi banyak bapak dan ibu yang menangis karena merasa sangat terbantu. Bagi kami, inilah makna pengabdian Polri. Apa yang kami lakukan semata-mata untuk masyarakat. Semoga jembatan ini benar-benar membawa manfaat bagi kehidupan warga,” katanya.

Dorong Akses Air Bersih untuk Masyarakat

Selain meresmikan jembatan, Kapolda juga menerima aspirasi masyarakat terkait kebutuhan air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Ia memastikan pihaknya akan berupaya membantu merealisasikan kebutuhan tersebut dengan terlebih dahulu mencari lokasi yang sesuai.

“Kami berharap jembatan ini dirawat dengan baik karena manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita nanti. Tadi masyarakat juga menyampaikan kebutuhan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Insya Allah kami akan mencari lokasi yang tepat dan berupaya membantu mewujudkannya sehingga masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang lebih baik,” ujarnya.

Wujud Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

Peresmian Jembatan Merah Putih menjadi salah satu rangkaian pengabdian dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version