Kefa Prix TTU 2026 Resmi Digelar, jadi Ajang Prestasi Pembalap dan Penggerak Ekonomi Daerah

road race
Bupati TTU Yosep Falentinus Kebo membuka Kefa Prix 2026 di Sirkuit Oemanu, Kefamenanu, Kabupaten TTU, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Dok. Kominfo TTU)
  • Bagikan

Kefamenanu, RakyatTimor.ID – Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Tahun 2026 resmi digelar di Sirkuit Balap Alun-Alun Oemanu, Kefamenanu, Sabtu (30/5/2026). Ajang otomotif bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Kejuaraan yang berlangsung meriah ini menghadirkan para pembalap dari berbagai daerah, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Para peserta bersaing di berbagai kelas balap untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas di lintasan.

Baca Juga:
Bupati TTS Lepas 21 Petinju Muda ke Kupang, Tiga Atlet Sudah Lolos Tim NTT Menuju PON 2028

Event Kefa Prix 2026 menjadi salah satu kompetisi otomotif terbesar yang digelar di Kabupaten Timor Tengah Utara sepanjang tahun ini dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Diikuti Pembalap Lokal, Nasional hingga Internasional

Dalam kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan sejumlah kelas balap bergengsi, termasuk kelas Expert Open Nasional serta berbagai kategori khusus bagi pembalap lokal Nusa Tenggara Timur.

Beragam kelas yang diperlombakan memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk mengembangkan kemampuan, mengasah keterampilan, sekaligus meraih prestasi di dunia olahraga otomotif.

Ribuan penonton memadati area sirkuit untuk menyaksikan aksi para rider yang beradu kecepatan di lintasan Alun-Alun Oemanu.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Ikatan Motor Indonesia Provinsi NTT dan Kabupaten TTU, pimpinan perangkat daerah, perwakilan perbankan, panitia pelaksana, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati TTU: Wadah Positif bagi Generasi Muda

Dalam sambutannya, Bupati Yosep Kebo menegaskan bahwa penyelenggaraan Kefa Prix merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam mendukung minat, bakat, dan kreativitas generasi muda di bidang olahraga otomotif.

Baca Juga:
BM PAN TTS Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di SoE, Sediakan Kopi Gratis dan jadi Ruang Silaturahmi Anak Muda

Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana untuk menyalurkan hobi dan potensi anak muda ke arah yang lebih positif, aman, dan berprestasi.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan mereka secara terarah. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang dapat melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi sekaligus menghindarkan generasi muda dari aktivitas balap liar yang membahayakan,” ujar Bupati.

Ia menilai pembinaan olahraga otomotif perlu terus didorong agar muncul talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Dorong UMKM dan Perputaran Ekonomi Lokal

Selain berdampak pada perkembangan olahraga otomotif, penyelenggaraan Kefa Prix 2026 juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Bupati Yosep menjelaskan bahwa kehadiran peserta, tim pendukung, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah turut mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tidak hanya itu, sektor ekonomi kreatif, kuliner, transportasi, perhotelan, dan jasa penginapan juga merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event tersebut.

“Melalui event ini, kita berharap tidak hanya lahir pembalap-pembalap berprestasi, tetapi juga tercipta dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan

Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati TTU 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026.

Pemerintah Kabupaten TTU berharap event ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik perhatian pecinta otomotif dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi sarana pembinaan atlet balap motor, Kefa Prix juga diharapkan menjadi salah satu ikon sport tourism Kabupaten Timor Tengah Utara yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan penonton, Kefa Prix 2026 menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. (*/rt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version