Tinggalkan Bangku Kuliah, 1.028 Mahasiswa IAKN Kupang Mengabdi di Desa Selama Dua Bulan

IAKN-1
Ribuan mahasiswa KKN saat mengikuti acara pelepasan di halaman kampus IAKN Kupang, Selasa (30/6/2026). (Foto: RakyatNTT.ID)
  • Bagikan

Kupang, RakyatTIMOR.ID – Wajah-wajah penuh semangat dan haru terlihat saat 1.028 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).

Selama lebih dari dua bulan ke depan, mereka akan meninggalkan bangku kuliah untuk hidup bersama masyarakat dan mengabdikan ilmu di desa-desa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:
Genjot Literasi, Pemkab TTU Gencarkan Perpustakaan Keliling hingga Distribusi 1.000 Buku per Desa

Mengusung tema “Mahasiswa Berdampak, Desa Berdaya”, para mahasiswa akan menjalankan pengabdian mulai 2 Juli hingga 9 September 2026 di lima kabupaten/kota, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Ketua Panitia KKN IAKN Kupang 2026, Yefta Bako, M.Sn, menjelaskan bahwa seluruh peserta berasal dari 15 program studi yang tersebar di tiga fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen, serta Fakultas Seni Keagamaan Kristen.

Di lokasi KKN, mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, gereja, sekolah, dan masyarakat melalui berbagai program sesuai disiplin ilmu yang mereka pelajari. Kegiatan tersebut meliputi pendidikan, konseling, psikologi, manajemen Kristen, seni pertunjukan, musik gereja, penyuluhan, hingga bakti sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Mahasiswa akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk program pemberdayaan, penyuluhan, bakti sosial hingga kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan,” kata Yefta.

Mahasiswa Ingin Membawa Dampak Nyata

Bagi para mahasiswa, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Priskila Edon, berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa perubahan positif di desa melalui berbagai program yang telah disiapkan.

“Semoga dengan kehadiran kami bisa membawa dampak bagi masyarakat melalui penyuluhan, bakti sosial, dan program-program lainnya. Kami juga ingin memperoleh pengalaman yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan mahasiswa peserta KKN lainnya, Sumi Seko. Ia mengaku ingin menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah di tengah masyarakat sekaligus menambah pengalaman yang akan menjadi bekal saat melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.

Belajar Langsung dari Kehidupan Masyarakat

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, mengatakan KKN merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

“IAKN Kupang sedang memindahkan ruang belajarnya ke tengah masyarakat. Desa menjadi laboratorium pembelajaran yang produktif sekaligus transformatif. Di sana mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kurang lebih tiga tahun,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman mahasiswa selama berada di desa akan menjadi tolok ukur kualitas lulusan sekaligus bahan evaluasi bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rektor Titip Mahasiswa kepada Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menitipkan seluruh mahasiswa kepada masyarakat di lokasi KKN. Ia berharap pemerintah desa, tokoh masyarakat, gereja, dan keluarga tempat mahasiswa tinggal dapat menjadi mitra dalam membimbing serta menjaga mereka selama menjalankan pengabdian.

“Kami percaya masyarakat akan menerima mahasiswa dengan baik. Jika ada kekeliruan, mari dibimbing. Kampus juga akan terus melakukan monitoring agar proses belajar di masyarakat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Pelepasan mahasiswa KKN dirangkaikan dengan penutupan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 IAKN Kupang. Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Yusuf Nakmofa, M.Th serta dihadiri pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta KKN yang sebelumnya telah mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. (rt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version