IKMABAN-TTS Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswa UPG 1945 Yerdi Baikliu

Ikmaban TTS
Para pengurus IKMABAN-TTS. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Kupang, RakyatTimor.ID – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Asal Amanuban Timor Tengah Selatan (IKMABAN-TTS), Sandro Seo, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Yerdi Baikliu, mahasiswa UPG 1945 yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya beberapa waktu lalu.

Menurut Sandro, kematian Yerdi tidak boleh dianggap sebagai musibah biasa karena dinilai terdapat sejumlah kejanggalan yang harus diusut secara serius oleh aparat kepolisian.

“Kami meminta aparat kepolisian agar serius menangani kasus ini. Jangan menganggap remeh nyawa seseorang yang datang jauh dari kampung demi menempuh pendidikan dan membahagiakan keluarganya,” ujar Sandro dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

IKMABAN-TTS Soroti Dugaan Kejanggalan

Sandro mengatakan keluarga korban harus menerima kenyataan pahit setelah mendapat kabar bahwa Yerdi ditemukan tidak bernyawa di tempat tinggalnya.

Karena itu, IKMABAN-TTS meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Ia juga menyoroti lambannya perkembangan penanganan kasus tersebut. Menurutnya, hingga hampir dua minggu berlalu, belum ada penjelasan resmi kepada keluarga maupun publik terkait hasil penyelidikan.

“Banyak kejanggalan ditemukan pada tubuh almarhum. Di lokasi kos juga terdapat CCTV pada pintu pagar depan. Seharusnya ini bisa membantu aparat untuk mengungkap kasus dengan lebih cepat,” katanya.

Desak Polisi Periksa dan Lindungi Saksi

IKMABAN-TTS mengaku kecewa karena kasus tersebut dinilai berjalan tanpa kepastian hukum yang jelas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version