Topik : 

43 Siswa di TTS Tumbang Usai Konsumsi MBG, 27 Orang Diperbolehkan Pulang

petugas puskesmas
Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. R.A. Karolina Tahun didampingi petugas medis dan aparat usai memberikan keterangan pers terkait peristiwa keracunan di TTS, Kamis (30/4/2026). (Foto: Alonso/RakyatTimor.ID)
  • Bagikan

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan menu makanan dalam program MBG.

Sebelumnya, sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah setelah pulang dari sekolah pada hari yang sama. Kondisi ini membuat para orang tua panik dan segera membawa anak-anak mereka ke UPT Puskesmas Panite untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu orang tua siswa, Wasty Missa, mengungkapkan bahwa anaknya mulai mengeluh sakit perut dan ingin muntah sekitar pukul 11.00 WITA saat masih berada di sekolah.

“Anak saya beritahu jam 11 siang, bilang dia sakit perut dan mau muntah. Saya langsung bawa ke puskesmas, waktu itu saya sangat panik,” ujar Marini Biaf.

Keluhan serupa juga disampaikan Marsalina Bessi. Ia mengatakan, anaknya mengalami sakit tenggorokan, kepala, perut, serta mual tak lama setelah tiba di rumah sepulang sekolah.

“Dia pulang sekolah langsung mengeluh sakit tenggorokan, kepala, perut, serta mual-mual. Saya suruh berbaring, tapi tidak lama kemudian dia semakin mual dan ingin muntah,” jelasnya.

Baca Juga:
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Pukat kepada Enam Kelompok Nelayan Wini, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

Marsalina mengaku sempat menanyakan makanan yang dikonsumsi anaknya di sekolah. Setelah mendapat informasi adanya dugaan keracunan, ia segera menghubungi pihak sekolah agar anaknya dibawa ke puskesmas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version