Kolam Terpal jadi Senjata Baru Undana Bantu Penuhi Protein Keluarga di TTS

kolam terpal TTS
Budidaya ikan air tawar di kolam terpal. (Foto: Humas Undana)
  • Bagikan

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai CBIB dan pengelolaan kualitas air. Nilai pemahaman peserta meningkat dari 32,4 persen pada pre-test menjadi 86,8 persen pada post-test.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa transfer pengetahuan mengenai budidaya ikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sasaran.

Baca Juga:
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Pukat kepada Enam Kelompok Nelayan Wini, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

Ikan Pekarangan untuk Gizi dan Pendapatan

Program kolam terpal tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang budidaya ikan.

Produksi ikan di pekarangan rumah diharapkan dapat menjadi sumber protein hewani bagi keluarga balita sekaligus memberikan peluang tambahan pendapatan.

Dengan memanfaatkan ruang di sekitar rumah, masyarakat dapat mengembangkan sumber pangan secara mandiri tanpa membutuhkan lahan luas.

Konsep tersebut menjadi penting bagi keluarga di wilayah pedesaan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber protein hewani berkualitas.

Dua Inovasi Undana Jawab Persoalan Ekonomi dan Stunting

Dua program FPKP Undana tersebut menyasar dua persoalan yang berbeda tetapi saling berkaitan dengan ketahanan masyarakat.

Di wilayah pesisir, pembudidaya rumput laut menghadapi risiko kerugian akibat serangan penyakit ice-ice yang dapat menurunkan kualitas dan produktivitas komoditas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version