Diduga Diintimidasi Oknum Anggota DPRD TTU, Dokter Jaga RS Leona Kefamenanu Alami Trauma Berat

ilustrasi dokter
Ilustrasi
  • Bagikan

“Dalam memberikan pelayanan, dr. Icha melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai standar operasional prosedur yang berlaku,” jelas Viktor kepada media, Sabtu (20/6/2026).

Namun, penjelasan medis yang disampaikan dr. Icha ditolak oleh pihak keluarga pasien. Dengan nada tinggi, salah seorang anggota keluarga mulai membentak dokter tersebut sembari mengklaim dirinya sebagai anggota DPRD Kabupaten TTU.

Dua Anggota Dewan Masuk IGD dan Berbicara Nada Tinggi

Situasi kian memanas ketika seorang pria lain menyusul masuk ke dalam ruang steril IGD. Tanpa mengindahkan etika rumah sakit, pria tersebut melontarkan protes keras dengan suara membentak.

Ia memperkenalkan diri sebagai Robertus Tubani, anggota Komisi III DPRD TTU yang bermitra langsung dengan Dinas Kesehatan. Mendapat tekanan bertubi-tubi di bawah bentakan, dr. Icha yang merasa sangat tertekan akhirnya menangis di tempat tugas.

Baca Juga:
Kasus Dokter Icha, Polda NTT Tetapkan 3 Anggota DPRD TTU Tersangka

Melihat situasi yang tidak kondusif, dr. Icha menghubungi manajemen rumah sakit. Direktur RS Leona segera turun ke IGD untuk meredam ketegangan dan menegaskan kembali bahwa penanganan medis oleh dr. Icha sudah sepenuhnya berjalan di atas koridor SOP.

Ditemukan Lemas di Kos akibat Tekanan Psikologis

Meski situasi malam itu berhasil ditenangkan, dampak psikologis yang dialami korban berbuntut panjang. Keesokan harinya, Minggu (14/6/2026), dr. Icha yang hendak kembali bekerja mendadak syok karena melihat kedua oknum tersebut masih berkeliaran di lingkungan rumah sakit.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version