Ratusan Petani Muda Flores Timur Rampungkan Magang Agribisnis di TTS, Perkuat Ketahanan Pangan NTT

kunjungan belajar-2
Acara penutupan program kunjungan belajar di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS, Jumat (19/6/2026). (Foto: Alonso/RakyatTIMOR.ID)
  • Bagikan

Marlis, salah satu peserta muda asal Flores Timur, mengungkapkan besarnya dampak positif yang ia rasakan. “Kami belajar banyak hal baru, mulai dari teknik bertani yang ramah lingkungan hingga manajemen kelompok tani yang lebih terstruktur. Yang paling menginspirasi adalah peran anak muda di sini sangat dominan dan sudah mampu mengakses lembaga keuangan dengan baik. Ini memicu rasa percaya diri kami untuk segera memulai usaha tani mandiri di kampung,” akunya.

Sukses Pasok Sayur ke Dapur Makan Bergizi Gratis

Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., saat menutup kegiatan secara formal, menyampaikan apresiasi tertinggi kepada kementerian jajaran, mitra pembangunan, dan kelompok tani yang konsisten membangun ekosistem agribisnis NTT.

Bupati Eduard membeberkan bukti konkret performa sektor pertanian di wilayahnya. Melalui skema rantai pasok yang tertata, saat ini ada sekitar 300 petani yang tergabung dalam 30 kelompok tani di kawasan Soe yang sukses menyuplai sayuran segar sebanyak 1,4 hingga 2 ton per hari untuk kebutuhan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sekolah-sekolah sekitar.

“Ini bukti nyata bahwa jika petani diberi akses, pendampingan, teknologi, serta kepastian pasar, maka sektor pertanian bisa menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat,” tegas Eduard Markus Lioe.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version