Kefamenanu, RakyatTimor.ID – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyerahkan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia kepada pengurus Masjid Agung Nurul Fallah, Rabu (27/5/2026).
Bantuan tersebut berupa seekor sapi kurban bernama Bonito dengan bobot mencapai 805 kilogram. Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Dalam kegiatan itu, Bupati TTU didampingi Wakil Bupati Kamillus Elu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah TTU Trinimus Olin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda TTU Kristoforus Ukat, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah sekaligus simbol kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten TTU.
“Hari ini saya bersama Pak Wakil menyerahkan satu ekor sapi bantuan Presiden dengan berat 805 kilogram kepada Masjid Agung Nurul Fallah. Selamat Hari Raya Kurban kepada saudara-saudara yang merayakan pada tahun 2026 ini,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten TTU untuk terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita ikut berbahagia sehingga hewan kurban ini membawa keberkahan bagi masyarakat yang berhak menerima,” katanya.
Usai prosesi simbolis, Wakil Bupati TTU Kamillus Elu menyerahkan langsung sapi kurban tersebut kepada panitia kurban Masjid Agung Nurul Fallah sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban, Nurdiansah Haji Rusman, menjelaskan bahwa pada Idul Adha 2026 panitia menyiapkan penyembelihan sebanyak 28 ekor sapi dan 52 ekor kambing.
Menurutnya, sapi kurban berasal dari berbagai sumber, mulai dari sumbangan jamaah masjid, bantuan Presiden Republik Indonesia sebanyak satu ekor, bantuan Pemerintah Kabupaten TTU satu ekor, hingga bantuan beberapa ekor sapi dari salah satu masjid di Jakarta.
Sedangkan seluruh hewan kurban kambing berasal dari partisipasi jamaah Masjid Agung Nurul Fallah.
Panitia menargetkan pendistribusian sekitar 3.000 kantong daging kurban kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, termasuk jamaah dan warga sekitar tanpa memandang latar belakang agama.
“Mudah-mudahan daging kurban dapat bermanfaat bagi seluruh penerima,” tutup Nurdiansah. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
