Kefamenanu, RakyatTimor.ID – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan sektor pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Komitmen tersebut disampaikan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat kabupaten, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Bupati, peningkatan mutu pendidikan menjadi bagian penting dari visi dan misi pemerintah daerah yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan di wilayah perbatasan harus menjadi perhatian serius, baik dari sisi pembelajaran maupun kinerja tenaga pendidik.
“Sebagai daerah yang berada di garis depan perbatasan, kita harus benar-benar memperhatikan kualitas pendidikan, termasuk mutu dan kinerja guru,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah keterbatasan jumlah tenaga guru. Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, termasuk penyediaan perlengkapan belajar bagi siswa.
“Mulai dari buku tulis, tas, seragam, hingga sepatu, semuanya kita prioritaskan untuk mendukung proses belajar mengajar,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
