Keduanya mengakui sempat berbicara dengan nada tinggi karena panik sebagai keluarga pasien yang sedang berada dalam kondisi darurat. Namun, mereka menegaskan tidak pernah mengancam ataupun mengintervensi tindakan medis yang dilakukan almarhumah.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Veronika Lake belum memberikan tanggapan atas tudingan yang disampaikan pihak keluarga.
Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut dugaan tekanan terhadap tenaga kesehatan saat menjalankan tugas profesional.
Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan hubungan sebab akibat antara peristiwa yang diceritakan keluarga dengan meninggalnya dr. Icha.
Proses penyelidikan dan klarifikasi dari seluruh pihak masih dinantikan untuk mengungkap fakta secara utuh. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
