Pencurian Ternak di TTU Resahkan Warga, Tiga Ekor Sapi Dijagal dan Dagingnya Dibawa Kabur

sapi
Ilustrasi ternak sapi
  • Bagikan

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Saksi pertama, Surianto Robinson Banu, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah diberitahu oleh mertuanya.

Sementara saksi lainnya, Thomas Sabu, mengaku melihat kerumunan warga sekitar pukul 06.20 Wita. Saat mendatangi lokasi bersama dua orang tetangganya, mereka menemukan gagang pisau sepanjang sekitar 10 sentimeter di pinggir jalan raya yang diduga milik pelaku.

Baca Juga:
Kasus Penganiayaan Guru Honorer di TTS Dilimpahkan ke Polres, Penyidik Periksa Korban dan Terlapor

Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Selain itu, petugas juga mengamankan tali nilon pengikat sapi yang ditemukan di lokasi kejadian.

Unit Reskrim bersama Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Miomaffo Barat saat ini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik aksi pencurian ternak tersebut.

AKP Anselmus Pera menegaskan bahwa Polsek Miomaffo Barat berkomitmen mengusut tuntas kasus yang telah meresahkan masyarakat tersebut.

Ia juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), terutama pada malam hari yang dianggap sebagai waktu rawan terjadinya aksi pencurian ternak.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam mengawasi hewan ternak dan memperkuat sistem keamanan lingkungan sehingga kasus serupa dapat dicegah,” tegasnya. (*/rt1)

Baca Juga:
Polres TTU Evakuasi Tiga Korban Dugaan Penganiayaan Massa di Fafinesu B

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version