So’E,RakyatTIMOR.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak tingkat kecamatan se-Kabupaten TTS di Aula Petra, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi PAN TTS untuk melakukan pembaruan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Muscab serentak ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur partai di seluruh kecamatan serta mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang.
Ketua DPD PAN Kabupaten TTS, Viktor I. Soinbala, menegaskan bahwa pembaruan kepengurusan di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat mesin partai sekaligus meningkatkan kesiapan organisasi menghadapi berbagai kontestasi politik.
“Pembaharuan pengurus kecamatan bertujuan untuk mempersiapkan strategi pemilu, baik itu legislatif maupun Pilkada mendatang,” ujar Viktor.
Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kecamatan
Pelaksanaan Muscab berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan demokratis. Kader PAN dari berbagai kecamatan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Dalam forum tersebut, semangat persatuan, soliditas kader, dan penguatan struktur organisasi terus menjadi pesan utama yang disampaikan pimpinan partai.
Viktor berharap hasil Muscab serentak dapat melahirkan kepengurusan yang aktif, progresif, dan mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan masyarakat.
“Kami ingin pengurus yang terbentuk nantinya benar-benar hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, dan mampu memperkuat basis perjuangan PAN di setiap wilayah,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris DPW PAN NTT Marthen A. Lenggu, Ketua DPW Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) NTT Kamarudin, Wakil Ketua DPP PAN NTT Simon Petrus Kamlasi, Wakil Ketua DPW PAN NTT Johanis Lakapu, Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten TTS, pimpinan Bawaslu TTS, pimpinan KPU TTS, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Target Tambah Kursi DPRD dan DPR RI
Dalam kesempatan tersebut, Viktor mengungkapkan bahwa saat ini PAN hanya memiliki satu kursi di DPRD Kabupaten TTS. Karena itu, seluruh kader diminta semakin solid dan bekerja maksimal untuk memperluas dukungan masyarakat.
Menurutnya, target utama PAN TTS pada Pemilu 2029 adalah memastikan keterwakilan partai di seluruh daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten TTS.
“Ke depan, target PAN TTS adalah memastikan keterwakilan partai di seluruh daerah pemilihan. Ini menjadi pekerjaan bersama seluruh kader dan pengurus untuk membangun kekuatan partai dari tingkat desa hingga kecamatan,” ujarnya.
Selain menargetkan penambahan kursi di DPRD TTS, PAN juga optimistis dapat merebut kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan NTT II pada Pemilu 2029.
Optimisme tersebut didukung oleh bergabungnya sejumlah tokoh politik yang dinilai memiliki pengaruh kuat di Nusa Tenggara Timur, seperti Simon Petrus Kamlasi, Jane Natalia Suryanto, Jefri Riwu Kore, dan Khristofel Praing.
“Dengan hadirnya figur-figur tersebut, kami semakin optimistis PAN bisa menyumbangkan kursi DPR RI dari NTT. Target kami satu kursi, tetapi kalau Tuhan berkenan dan masyarakat memberikan kepercayaan lebih, tentu dua kursi menjadi bonus yang sangat baik,” kata Viktor.
Ia menegaskan DPD PAN TTS siap memberikan kontribusi suara maksimal bagi partai melalui penguatan organisasi dan konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah.
Muscab jadi Momentum Penegasan Jati Diri PAN
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN NTT, Marthen A. Lenggu, menegaskan bahwa Muscab bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk mempertegas jati diri PAN sebagai partai reformasi yang terbuka dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
“PAN adalah rumah bersama bagi semua golongan. Kader PAN tidak boleh jauh dari rakyat, tetapi harus menjadi pendengar aspirasi dan pelaksana solusi nyata,” tegas Marthen.
Menurutnya, kekuatan PAN tidak hanya ditentukan oleh soliditas struktur organisasi, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai dan kader-kadernya.
Melalui Muscab serentak ini, PAN TTS diharapkan semakin siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan dengan kepengurusan yang lebih kuat, kader yang solid, serta dukungan masyarakat yang terus meningkat menjelang Pemilu 2029. (rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






