“Ini bagian dari upaya mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya
Marthen yang merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada dan Universitas Kristen Satya Wacana menambahkan masa panen yang hanya sekitar dua hingga tiga bulan membuat budidaya lele mampu mempercepat perputaran ekonomi masyarakat Tingginya permintaan pasar juga membuka peluang usaha yang berkelanjutan.
Ia berharap program ini tidak berhenti sebagai bantuan semata tetapi berkembang menjadi usaha berbasis kelompok yang dapat memperkuat ekonomi keluarga di desa
“Budidaya lele sangat potensial meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujarnya
Program ini juga sejalan dengan komitmen Partai Perindo dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha kecil berbasis masyarakat sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan di daerah (rnc/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




