Bupati TTU Resmi Tutup Roadshow JNBA KPK, Ajak Masyarakat Bangun Budaya Antikorupsi

bupati ttu
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP, M.A (kiri) dan Amir Arief Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penutupan JNBA. (Foto: Kominfotik TTU)
  • Bagikan

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi harus dimulai dari hal-hal sederhana, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, desa, hingga setiap keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak selalu berbentuk penyalahgunaan anggaran dalam jumlah besar.

Sebaliknya, korupsi sering kali berawal dari kebiasaan kecil seperti mengabaikan aturan, menyalahgunakan kewenangan, menerima gratifikasi, atau membiarkan ketidakjujuran terjadi.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat membangun budaya antikorupsi dengan membiasakan melakukan hal yang benar.

“Biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa.”

Menurutnya, pesan tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan selama kegiatan berlangsung, tetapi harus menjadi budaya dalam pelayanan publik, dunia pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, hingga lingkungan keluarga.

Seluruh Elemen Masyarakat Diajak Menjadi Agen Perubahan

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara pemerintahan, kepala desa, tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, hingga seluruh warga Kabupaten TTU menjadi agen perubahan.

Baca Juga:
Di Hadapan Ribuan Anak GMIT, Johni Asadoma Ungkap Rahasia Sukses Sejak Kecil

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version