Menurut Pdt. Andreas, Bupati dan Wakil Bupati TTU memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan jambore dan siap berkolaborasi dalam berbagai aspek persiapan.
“Pemerintah Kabupaten TTU memberikan atensi yang sangat baik dan siap berkolaborasi untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berlangsung dengan sukses,” ungkapnya.
Harapan Besar untuk Generasi PART GMIT
Bagi GMIT Klasis TTU, Jambore PART 2026 memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kegiatan tahunan. Melalui pembinaan rohani, kebersamaan, serta berbagai aktivitas edukatif, para peserta diharapkan bertumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan siap melayani gereja maupun masyarakat.
“Harapan kami, jambore ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial selama beberapa hari, tetapi menjadi momentum mempersiapkan generasi penerus yang akan melayani dan bertanggung jawab dalam pelayanan GMIT lima hingga sepuluh tahun ke depan,” kata Pdt. Andreas.
Dengan dukungan seluruh warga gereja, panitia, dan Pemerintah Kabupaten TTU, Jambore PART GMIT 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi muda GMIT yang tangguh, berintegritas, dan siap menjadi pelayan gereja di masa depan. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
