Ia menegaskan, Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores bukan sekadar acara penutupan Pameran Pembangunan 2026.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan NTT tidak hanya terletak pada potensi ekonomi dan pembangunan, tetapi juga pada solidaritas, persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
“Melalui acara penutupan pameran ini, bukan sekadar unjuk pembangunan di NTT, tetapi kita juga memberikan donasi yang maksimal untuk saudara-saudara kita di Flores,” katanya.
615 UMKM Ikut Pameran, Ekonomi Tetap Bergerak
Selama 10 hari penyelenggaraan Pameran Pembangunan, berbagai aksi kepedulian terhadap korban gempa Flores turut dilakukan.
Penggalangan donasi, pengumpulan bantuan, aksi sosial, serta keterlibatan komunitas menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pameran.
Gubernur Melki mengapresiasi para pelaku UMKM yang menyisihkan sebagian hasil usaha, para seniman dan komunitas yang menjadikan panggung hiburan sebagai ruang solidaritas, hingga relawan yang bergerak membantu masyarakat terdampak.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Adi E. Mandala melaporkan, sebanyak 615 UMKM berpartisipasi dalam Pameran Pembangunan 2026.
Hingga hari kesembilan, jumlah pengunjung mencapai 112.342 orang, dengan total transaksi atau pengeluaran pengunjung tercatat sekitar Rp5,36 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
