Menurutnya, turnamen ini harus menjadi sarana menjaring pemain-pemain terbaik yang nantinya dapat memperkuat tim TTS pada kompetisi tingkat provinsi.
“Bupati Cup kali ini saya berharap kita bisa menjaring bibit-bibit yang lebih baik lagi. Dengan demikian dari turnamen kali ini kita bisa memperoleh satu tim untuk mewakili Timor Tengah Selatan pada ajang ETMC nanti,” ujar Eduard Markus Lioe.
Ia juga menjelaskan bahwa Bupati Cup 2026 menghadirkan persaingan yang lebih menarik karena mempertemukan 16 tim terbaik yang berhasil mencapai babak 16 besar pada edisi 2025 dengan 8 tim pendatang baru yang lolos seleksi tahun ini.
Menurutnya, perpaduan tim berpengalaman dan tim debutan akan menghasilkan pertandingan yang kompetitif sekaligus menghibur masyarakat.
“Pertemuan antara tim berpengalaman dan tim baru ini akan melahirkan pertandingan yang bermutu, menarik, dan menghibur bagi kita semua,” katanya.
Tak Sekadar Turnamen, Bupati Cup Gerakkan Ekonomi Lokal
Selain menjadi ajang pembinaan prestasi olahraga, Bupati menilai penyelenggaraan Bupati Cup juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Ribuan penonton yang hadir di setiap pertandingan diharapkan mampu meningkatkan aktivitas usaha mikro dan pedagang kecil di sekitar Stadion Kombelete.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










