Dinas Kesehatan juga mengimbau pihak sekolah dan masyarakat agar lebih waspada dengan memeriksa kondisi makanan sebelum dikonsumsi.
Pemantauan kasus akan terus dilakukan selama tiga hingga empat hari ke depan untuk memastikan tidak ada penambahan korban baru.
Meski telah ditetapkan sebagai KLB, penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
