“IAKN Kupang sedang memindahkan ruang belajarnya ke tengah masyarakat. Desa menjadi laboratorium pembelajaran yang produktif sekaligus transformatif. Di sana mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kurang lebih tiga tahun,” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman mahasiswa selama berada di desa akan menjadi tolok ukur kualitas lulusan sekaligus bahan evaluasi bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Rektor Titip Mahasiswa kepada Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menitipkan seluruh mahasiswa kepada masyarakat di lokasi KKN. Ia berharap pemerintah desa, tokoh masyarakat, gereja, dan keluarga tempat mahasiswa tinggal dapat menjadi mitra dalam membimbing serta menjaga mereka selama menjalankan pengabdian.
“Kami percaya masyarakat akan menerima mahasiswa dengan baik. Jika ada kekeliruan, mari dibimbing. Kampus juga akan terus melakukan monitoring agar proses belajar di masyarakat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.
Pelepasan mahasiswa KKN dirangkaikan dengan penutupan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 IAKN Kupang. Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Yusuf Nakmofa, M.Th serta dihadiri pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta KKN yang sebelumnya telah mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. (rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






