Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Didimus Tanone.
Melalui pelatihan tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak lagi hanya berfokus pada aktivitas produksi dan penjualan, tetapi juga mampu mengetahui kondisi keuangan usaha secara nyata.
SIAPIK jadi Fondasi UMKM Naik Kelas
Tim PkM Undana menilai pencatatan keuangan yang tertib menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan UMKM.
Selama ini, sebagian pelaku usaha masih mencampurkan uang pribadi dengan modal maupun pendapatan usaha. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha kesulitan mengetahui secara pasti apakah bisnis mereka memperoleh keuntungan atau justru mengalami kerugian.
Keterbatasan laporan keuangan juga dapat menjadi kendala ketika pelaku UMKM ingin melakukan pengembangan usaha maupun mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan.
Karena itu, penerapan SIAPIK berbasis SAK EMKM diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun sistem pengelolaan keuangan yang lebih sistematis.
Dengan data keuangan yang tersusun secara rapi, pelaku usaha dapat melakukan evaluasi bisnis, menyusun perencanaan investasi, sekaligus mempersiapkan kebutuhan administrasi ketika hendak mengembangkan usaha.
Undana Dorong Transformasi Digital UMKM di TTU
Program pendampingan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan menggunakan aplikasi, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan dalam mengelola usaha.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







