Informasi tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengetahui apakah kematian sapi murni dipicu faktor cuaca ekstrem atau terdapat faktor lain yang turut memengaruhi.
Pemerintah Kabupaten TTS melalui Dinas Peternakan terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan para peternak guna mengantisipasi bertambahnya kasus kematian ternak, terutama apabila kondisi cuaca ekstrem masih berlanjut. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










