Selain penyisiran di area perairan, personel kepolisian dan warga turut melakukan pencarian di sepanjang pesisir muara sungai.
Kapolsek Malaka Barat juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Lasaen guna memperkuat upaya pencarian sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Di tengah proses pencarian, aparat kepolisian terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan diri.
Pencarian korban sempat dihentikan sementara pada pukul 22.30 Wita akibat hujan, minimnya penerangan, serta kondisi air muara yang keruh.
Meski demikian, pihak keluarga bersama warga, nelayan, personel Sat Samapta Polres Malaka, dan Bhabinkamtibmas Desa Umatoos masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi menggunakan sorotan lampu senter guna mengantisipasi kemunculan buaya di permukaan air.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, menegaskan pihak kepolisian akan terus hadir membantu masyarakat dalam penanganan situasi darurat kemanusiaan.
Ia juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar wilayah muara dan sungai yang rawan munculnya buaya.
“Hingga Minggu (17/5/2026), korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan,” ujar Kapolres. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









