Kupang, RakyatTIMOR.ID – Isak tangis memecah keheningan di rumah duka dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Di hadapan keluarga, sahabat, dan para pelayat, seorang ayah melepas kepergian putri sulung yang selama ini menjadi kebanggaannya.
Gabriel Pakaenoni tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan keyakinan keluarganya bahwa peristiwa yang dialami putrinya tidak terlepas dari dugaan intimidasi yang disebut melibatkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
“Saya barusan menelepon Ketua DPRD Kabupaten TTU bahwa tiga anggota dewan itu telah mengakhiri hidup anak saya,” ucap Gabriel sambil menahan tangis.
Sesaat setelah menyampaikan pernyataan itu, Gabriel memeluk jenazah putrinya untuk terakhir kali. Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika anggota keluarga harus menopang tubuhnya yang tak lagi sanggup berdiri menahan kesedihan.
Keluarga: dr. Icha Sempat Mengaku Trauma
Paman almarhumah, Fabianus B. Banase, mengungkapkan bahwa dr. Icha diduga mengalami tekanan psikologis setelah insiden yang terjadi saat dirinya bertugas di RS Leona Kefamenanu.
Menurut Fabianus, peristiwa tersebut melibatkan tiga anggota DPRD TTU, yakni Therensius Lazakar, Norbertus Tubani, dan Veronika Lake.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










