Selain disiplin, Eduard juga mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta menjaga nama baik Kabupaten TTS selama mengikuti kompetisi.
Ia turut mendorong Pertina TTS agar terus melakukan regenerasi atlet melalui pembinaan berkelanjutan di sekolah-sekolah serta penyelenggaraan turnamen tinju secara rutin di tingkat kabupaten maupun antarwilayah di Pulau Timor.
“Kita perlu menjaring atlet dari sekolah-sekolah dan menggelar turnamen secara rutin, baik di TTS maupun di daratan Timor. Dengan begitu, kita bisa mengukur kemampuan atlet pada setiap kelas dan mempersiapkan mereka secara lebih matang,” tegasnya.
Bupati juga meminta para pelatih dan manajer kontingen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap atlet selama kejuaraan berlangsung agar tetap fokus, disiplin, dan mampu mencapai target prestasi yang telah ditetapkan.
Open Turnamen Piala Rektor UPG 1945 Cup 2026 diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi para petinju muda Timor Tengah Selatan sekaligus momentum untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga memperkuat Nusa Tenggara Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. (rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










