Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Ikatan Motor Indonesia Provinsi NTT dan Kabupaten TTU, pimpinan perangkat daerah, perwakilan perbankan, panitia pelaksana, serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati TTU: Wadah Positif bagi Generasi Muda
Dalam sambutannya, Bupati Yosep Kebo menegaskan bahwa penyelenggaraan Kefa Prix merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam mendukung minat, bakat, dan kreativitas generasi muda di bidang olahraga otomotif.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana untuk menyalurkan hobi dan potensi anak muda ke arah yang lebih positif, aman, dan berprestasi.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan mereka secara terarah. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang dapat melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi sekaligus menghindarkan generasi muda dari aktivitas balap liar yang membahayakan,” ujar Bupati.
Ia menilai pembinaan olahraga otomotif perlu terus didorong agar muncul talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Dorong UMKM dan Perputaran Ekonomi Lokal
Selain berdampak pada perkembangan olahraga otomotif, penyelenggaraan Kefa Prix 2026 juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










