Bupati Yosep menjelaskan bahwa kehadiran peserta, tim pendukung, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah turut mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tidak hanya itu, sektor ekonomi kreatif, kuliner, transportasi, perhotelan, dan jasa penginapan juga merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event tersebut.
“Melalui event ini, kita berharap tidak hanya lahir pembalap-pembalap berprestasi, tetapi juga tercipta dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.
Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan
Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati TTU 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten TTU berharap event ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik perhatian pecinta otomotif dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain menjadi sarana pembinaan atlet balap motor, Kefa Prix juga diharapkan menjadi salah satu ikon sport tourism Kabupaten Timor Tengah Utara yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan penonton, Kefa Prix 2026 menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










