Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan guna menghindari kesenjangan dengan negara tetangga. Ia tidak ingin anak-anak di wilayah perbatasan merasa pendidikan di luar negeri lebih baik dibandingkan di daerah sendiri.
Hal ini berkaitan erat dengan upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi kunci masa depan daerah. Pemerintah Kabupaten TTU juga terus mendorong program pendidikan gratis sebagai bentuk pemerataan akses bagi seluruh anak.
“Kita ingin SDM kita berkualitas dan mampu mengangkat nama TTU di masa depan. Karena itu, pendidikan harus dipersiapkan secara maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di TTU. Melalui program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sekitar 500 ruang kelas di TTU akan diperbaiki pada tahun ini.
“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu kita tidak mampu. Karena itu, kita terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar lebih banyak program pendidikan bisa masuk ke TTU,” katanya.
Dalam rangkaian Hardiknas 2026, Pemkab TTU juga menggelar Pameran Literasi dan Pendidikan yang mendapat respons positif dari guru dan siswa. Kegiatan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di TTU dan menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan potensi mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









