Pencurian Ternak di TTU Resahkan Warga, Tiga Ekor Sapi Dijagal dan Dagingnya Dibawa Kabur

sapi
Ilustrasi ternak sapi
  • Bagikan

Kefamenanu, RakyatTIMOR.ID – Kasus pencurian ternak (curanak) kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Tiga ekor sapi milik dua warga Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat, ditemukan telah dijagal oleh pelaku yang diduga merupakan bagian dari sindikat pencurian ternak.

Peristiwa tersebut terjadi di RT 009/RW 005 Desa Suanae dan dilaporkan kepada Polsek Miomaffo Barat pada Rabu (10/6/2026). Aparat kepolisian pun langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kapolsek Miomaffo Barat Ipda Pulus Niaf yang dikonfirmasi Kasi Humas Polres TTU AKP Anselmus Pera membenarkan adanya kasus tersebut.

“Benar, personel piket Polsek Miomaffo Barat menerima laporan dari warga Desa Suanae mengenai kasus pencurian sapi dengan modus langsung disembelih di sekitar lokasi. Penanganan intensif kini sedang berjalan dengan mengedepankan aspek profesionalitas hukum,” ujar AKP Anselmus Pera, Kamis (11/6/2026).

Korban pertama, Rofina Klaenoni (45), kehilangan dua ekor sapi betina miliknya yang sebelumnya diikat di belakang rumah. Menurut keterangan keluarga, kedua sapi tersebut terakhir kali diberi makan oleh menantunya, Surianto Robinson Banu, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version