Ia juga memberikan penghargaan kepada para wasit yang dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga jalannya pertandingan.
Pada laga final, Juan Nomleni bertindak sebagai wasit utama, dibantu Rico Lopo dan Ronal Lawai sebagai asisten wasit. Musa Tausu bertugas sebagai wasit cadangan.
Menurut Eduard, wasit harus mampu mengambil keputusan secara objektif meskipun pertandingan berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan.
Juara TTS Cup Diproyeksikan Perkuat Tim TTS
Bupati TTS yang juga Ketua KONI TTS menegaskan bahwa Bupati TTS Cup II 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menemukan talenta-talenta terbaik sepak bola daerah.
Eduard meminta SoE Generation FC tidak cepat berpuas diri setelah meraih trofi. Gelar juara diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi pada level yang lebih tinggi.
“Jangan cepat berpuas diri, jadikan piala ini sebagai motivasi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, baik di level provinsi maupun nasional,” pesannya.
Bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta para pemain menjadikan hasil turnamen sebagai pengalaman untuk berkembang.
“Kegagalan hari ini adalah kesuksesan yang tertunda,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










