Di Kecamatan Weliman, genangan air mencapai 50–80 sentimeter, terutama di Desa Farukmodok dan Wederok. Sementara di Kecamatan Malaka Tengah, ketinggian air sekitar 40 sentimeter merendam jalan, pasar, dan permukiman warga di beberapa desa seperti Wehali, Bereliku, Naimana, Fahiluka, dan Umakatahan.
Di Malaka Barat, genangan sekitar 30 sentimeter juga merendam jalan, sekolah, dan rumah warga. Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Wewiku, tepatnya di Dusun Laensukaer, Desa Seserai.
Selain banjir, petugas juga menangani pohon tumbang di Desa Rabasa Haerain dengan melibatkan aparat desa setempat.
Polisi Imbau Warga Tetap Waspada
Kapolres Malaka menegaskan seluruh jajaran Polsek telah dikerahkan untuk memantau kondisi dan memberikan bantuan cepat kepada masyarakat terdampak.
Ia juga memastikan bahwa banjir yang terjadi merupakan akibat curah hujan lokal yang tinggi, bukan kiriman dari Sungai Benenain.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika intensitas hujan meningkat. Segera laporkan jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya. (rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










