Selain itu, para camat diminta menciptakan suasana kerja yang kondusif serta mampu mengakomodasi berbagai kepentingan masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Bupati Eduard juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Para camat diharapkan membangun koordinasi yang kuat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, kepala desa, BPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, hingga lembaga pemerintah lainnya.
“Pembangunan kecamatan harus berjalan seirama dengan visi dan misi daerah. Tanpa kolaborasi, program tidak akan optimal dan target pembangunan seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat sulit tercapai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan agar seluruh program pembangunan di tingkat kecamatan berjalan dalam satu garis koordinasi dan tujuan yang sama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat TTS.
“Amanah jabatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keteladanan. Mari bekerja dengan hati, bergerak cepat, dan berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan sertijab ini, Pemerintah Kabupaten TTS berharap terjadi peningkatan kinerja pelayanan di tingkat kecamatan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta optimalisasi pelayanan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










