iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

49 Ekor Sapi Mati Mendadak di Desa Tunua TTS, Diduga akibat Hujan Berkepanjangan

Avatar photo
sapi mati
Sejumlah ternak sapi milik warga mati mendadak
  • Bagikan

“Total keseluruhan di Dusun 2 dan 3 sebanyak 49 ekor,” kata John.

Di Dusun 2, beberapa peternak yang kehilangan ternaknya antara lain Paulus Baun, Apris Uki, Lukius Liem, Yakob Baun, dan Okran Naben.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
DPRD TTU Sahkan Rekomendasi BK, Tiga Anggota Dewan Dijatuhi Sanksi Pemberhentian Sementara

Sementara di Dusun 3, tercatat sedikitnya 20 warga mengalami kerugian akibat kematian ternak, di antaranya Melianus Hana, Martinus Baun, Elisa Fukusa, Yafet Mnune, Yuliana Anin, Marten Banfatin, Danial Faot, Franky Bifel, Sefnat Nomeni, Mikael Hana, Imanuel Lake, Simon Imanuel Sanam, Yohanis Sanam, Zadrak Aplugi, Osias Naben, Yustus Bana, Isak Baun, Demetrius Naben, Neno Naben, serta Gereja Betania Tunua.

Gejala Sapi Tiba-Tiba Roboh

Menurut laporan para pemilik ternak, sapi-sapi yang mati menunjukkan gejala hampir serupa, yakni mengalami kedinginan, gemetar, lalu tiba-tiba roboh setelah terpapar hujan berkepanjangan.

Kondisi tersebut diperparah karena sebagian ternak berada di lokasi yang berlumpur dan tidak segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Meski demikian, penyebab pasti kematian ternak masih terus didalami oleh Dinas Peternakan.

Sapi Sudah Pernah Divaksin

John Banunaek menjelaskan bahwa seluruh ternak yang dilaporkan mati sebelumnya telah mengikuti program vaksinasi Septicemia Epizootica (SE) pada November hingga Desember 2025.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *