iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati TTU Resmi Tutup Roadshow JNBA KPK, Ajak Masyarakat Bangun Budaya Antikorupsi

Avatar photo
bupati ttu
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP, M.A (kiri) dan Amir Arief Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penutupan JNBA. (Foto: Kominfotik TTU)
  • Bagikan

Kefamenanu, RakyatTIMOR.ID – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, secara resmi menutup rangkaian Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Kabupaten TTU.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 23 hingga 25 Juli 2026, ditutup di halaman Kantor Bupati TTU, Sabtu (25/7/2026), dan dirangkaikan dengan pawai keliling Kota Kefamenanu yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama para peserta roadshow.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam sambutannya, Bupati Yosep mengajak seluruh peserta bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan penuh semangat kebersamaan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten TTU dan masyarakat, ia menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI beserta Tim JNBA yang telah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, inspiratif, dan partisipatif di Kabupaten TTU.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia beserta seluruh Tim JNBA yang telah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, inspiratif, dan partisipatif selama berada di daerah ini,” ujar Bupati Yosep.

Integritas Harus Dimulai dari Diri Sendiri

Bupati Yosep menilai Roadshow JNBA memberikan pelajaran penting kepada masyarakat mengenai arti integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga:
49 Ekor Sapi Mati Mendadak di Desa Tunua TTS, Diduga akibat Hujan Berkepanjangan

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi harus dimulai dari hal-hal sederhana, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, desa, hingga setiap keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak selalu berbentuk penyalahgunaan anggaran dalam jumlah besar.

Sebaliknya, korupsi sering kali berawal dari kebiasaan kecil seperti mengabaikan aturan, menyalahgunakan kewenangan, menerima gratifikasi, atau membiarkan ketidakjujuran terjadi.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat membangun budaya antikorupsi dengan membiasakan melakukan hal yang benar.

“Biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa.”

Menurutnya, pesan tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan selama kegiatan berlangsung, tetapi harus menjadi budaya dalam pelayanan publik, dunia pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, hingga lingkungan keluarga.

Seluruh Elemen Masyarakat Diajak Menjadi Agen Perubahan

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara pemerintahan, kepala desa, tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, hingga seluruh warga Kabupaten TTU menjadi agen perubahan.

Ia mendorong semua pihak menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan keberanian menolak segala bentuk penyimpangan.

Menurutnya, budaya integritas hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat terlibat secara aktif.

Pemkab TTU Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Bupati Yosep juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten TTU untuk menindaklanjuti semangat yang dibangun melalui Roadshow JNBA KPK.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sistem pengawasan, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

Selain itu, ia berharap jejaring Jaga Integritas yang telah terbentuk melalui Roadshow JNBA terus berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, media, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Tidak ada pemerintahan yang bersih tanpa aparatur yang berintegritas. Tidak ada pembangunan yang berkelanjutan tanpa kejujuran, dan tidak ada masa depan yang lebih baik tanpa keberanian untuk mengatakan benar terhadap yang benar dan salah terhadap yang salah,” tegasnya.

Apresiasi untuk KPK RI

Menutup sambutannya, Bupati Yosep kembali menyampaikan terima kasih kepada KPK RI yang telah mempercayakan Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA).

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten TTU dan KPK terus berlanjut dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, masyarakat yang berintegritas, serta Indonesia yang bebas dari korupsi.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo secara resmi menutup rangkaian Roadshow JNBA KPK RI di Kabupaten TTU.

“Semoga semangat integritas yang telah kita bangun bersama terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan kita sehari-hari,” tutupnya. (*/rt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *