iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Petani Muda Flores Timur Rampungkan Magang Agribisnis di TTS, Perkuat Ketahanan Pangan NTT

Avatar photo
kunjungan belajar-2
Acara penutupan program kunjungan belajar di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS, Jumat (19/6/2026). (Foto: Alonso/RakyatTIMOR.ID)
  • Bagikan

“Penguatan kelompok petani muda dapat membantu memperkuat rantai pasok pangan di tingkat lokal. Dengan rantai pasok yang kuat, kita dapat berkontribusi secara langsung dalam memastikan keberagaman pangan yang pada akhirnya akan meningkatkan gizi anak,” urai Setyo.

Di Kabupaten TTS sendiri, implementasi program YLAF telah mengukir capaian positif nyata dengan merangkul 411 petani muda, di mana 60% dari total tersebut merupakan perempuan tangguh. Kelompok milenial ini juga sukses membuka dan mengoptimalkan 50 hektare lahan produktif baru serta memperkuat kelembagaan 39 kelompok tani muda.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

“Program Youth-Led Agri-food menunjukkan bahwa ketika pemuda, khususnya perempuan muda, diberikan akses terhadap pengetahuan, pendampingan, dan peluang pasar, mereka mampu menjadi penggerak utama transformasi pertanian yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” tutur Muchammad Umam, Direktur Pengembangan Kualitas Program & Kemitraan Plan Indonesia.

Bagi wilayah Flores Timur, transfer pengetahuan ini diproyeksikan menjadi alternatif solusi jangka panjang dalam menekan laju migrasi kerja berisiko ke luar negeri akibat minimnya lapangan kerja di daerah asal. Lewat sektor pertanian modern, anak muda kini didorong memiliki kemandirian finansial dan andil penuh sebagai pengambil keputusan ekonomi keluarga.

Baca Juga:
Di Hadapan Ribuan Anak GMIT, Johni Asadoma Ungkap Rahasia Sukses Sejak Kecil

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *