Seminar Sejarah TTU Ungkap Perjalanan Panjang hingga Resmi jadi Kabupaten pada 1958

landmark kota kefa
Landmark Kota Kefamenanu. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Selanjutnya, Onderafdeling Noord Midden Timor atau wilayah Timor Tengah Utara dibentuk pada 1915 berdasarkan Keputusan BS/Gubernemen Nomor 9-10.

Pembentukan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam sejarah pemerintahan wilayah yang kemudian berkembang menjadi Kabupaten Timor Tengah Utara.

Baca Juga:
Nelayan di Malaka Diduga Diterkam Buaya saat Cari Ikan di Muara, Korban Belum Ditemukan

Belanda Masuk ke Pedalaman Timor

Sebelum terbentuknya Onderafdeling Noord Midden Timor, pemerintah Belanda menghadapi tantangan dalam memasuki wilayah pedalaman Timor.

Perlawanan masyarakat lokal, termasuk kekuatan Raja Sobe Sonbai dan pasukannya, menjadi salah satu faktor yang menghambat upaya penguasaan wilayah pedalaman.

Baca Juga:
Ayah dr Icha Penuhi Panggilan BK DPRD TTU, Protes Tak Diizinkan Didampingi Kuasa Hukum

Melalui berbagai strategi, Belanda akhirnya berhasil memasuki kawasan pedalaman Timor Tengah melalui Kapan.

Pada 1907, Belanda mendirikan markas di Oelkunu yang kemudian dipindahkan ke Noetoko pada 1909.

Pemetaan Wilayah Menjadi Dasar Penataan Pemerintahan

Selain membangun pertahanan, pemerintah kolonial melakukan survei dan pemetaan terhadap wilayah yang direncanakan masuk dalam Onderafdeling Noord Midden Timor.

Pemetaan tersebut diselesaikan pada Juni 1911 dan menjadi salah satu bahan dalam proses pengusulan pembentukan wilayah pemerintahan baru.

Setelah Onderafdeling terbentuk, struktur pemerintahan yang lebih rendah kemudian dikembangkan, antara lain landschappen, kefetoran dan ketemukungan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version