Namun keesokan paginya sekitar pukul 06.10 Wita, tempat pengikatan ternak ditemukan dalam keadaan kosong. Setelah dilakukan pencarian bersama keluarga, kedua sapi tersebut ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi semula dalam kondisi mengenaskan.
Pelaku diduga telah menyembelih kedua sapi tersebut dan membawa kabur hampir seluruh bagian dagingnya. Di lokasi hanya tersisa kepala, kulit, serta isi perut hewan.
Beruntung, dua ekor anak sapi berusia sekitar empat bulan yang sempat hilang dari tempat pengikatan berhasil ditemukan warga dalam keadaan hidup dan kemudian diamankan kembali oleh pemiliknya.
Akibat kejadian tersebut, Rofina mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Korban lainnya, Gregorius Babu (57), juga mengalami nasib serupa. Saat hendak memindahkan seekor sapi jantan berusia sekitar satu tahun pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, ia mendapati tali pengikat sudah kosong.
Tak lama kemudian, Gregorius mendapat informasi dari Rofina bahwa sapi miliknya ditemukan di lokasi yang sama dengan dua sapi milik Rofina. Kondisinya pun tidak jauh berbeda, hanya menyisakan kepala, kulit, dan isi perut.
Sapi tersebut sebelumnya sempat diberi makan oleh Gregorius pada Selasa sore sekitar pukul 17.30 Wita. Kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
