Selain itu, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Tim medis juga menemukan sisa muntahan yang mengindikasikan kemungkinan konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan.
Meski demikian, pihak medis menyebut penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan tanpa autopsi. Dugaan sementara mengarah pada overdosis minuman keras.
Keluarga Tolak Autopsi
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi maupun proses hukum lanjutan. Mereka telah menandatangani surat pernyataan resmi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Peristiwa ini kembali menyoroti kasus kematian yang diduga berkaitan dengan konsumsi minuman keras di wilayah Nusa Tenggara Timur. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










