So’E, RakyatTIMOR.ID – Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menghadirkan dua inovasi berbasis ilmu kelautan dan perikanan untuk menjawab persoalan ekonomi masyarakat pesisir dan stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dua inisiatif tersebut berupa penelitian untuk menekan penyakit ice-ice pada rumput laut di perairan Pasir Panjang, Kota Kupang, serta program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) budidaya ikan air tawar menggunakan kolam terpal di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kedua program dirancang agar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan langsung untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Riset Rumput Laut di Pasir Panjang
Penelitian mengenai penanganan penyakit ice-ice dilakukan mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan FPKP Undana, Megi Agustina Messakh, pada Januari hingga Februari 2026.
Penelitian tersebut menguji metode perendaman bibit rumput laut Eucheuma cottonii menggunakan larutan NPK sebelum ditanam di perairan Pasir Panjang.
Metode ini ditujukan untuk membantu mencegah pemucatan thallus, kerapuhan serta penurunan kadar karaginan yang dapat terjadi akibat serangan penyakit ice-ice.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










