Kefamenanu, RakyatTIMOR.ID – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Perikanan menyerahkan bantuan alat tangkap berupa pukat monofilamen dan multifilamen kepada enam kelompok nelayan binaan di Wini, Kecamatan Insana Utara, Rabu (3/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas usaha perikanan tangkap, mendorong produktivitas nelayan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir di kawasan perbatasan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten TTU, Yohanes Sanak, menjelaskan bahwa bantuan disalurkan kepada enam kelompok nelayan binaan yang selama ini aktif menjalankan usaha perikanan tangkap.
Keenam kelompok tersebut yakni Kelompok Kartulika, Marlim, Sejahtera, Hidup Baru, KM 24, dan PS29.
“Setiap kelompok menerima bantuan dua set pukat jenis monofilamen dan multifilamen untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan mereka,” ujar Yohanes.
Tingkatkan Produktivitas dan Keterampilan Nelayan
Yohanes menjelaskan, bantuan alat tangkap tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan nelayan yang secara rutin dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten TTU.
Selain mendapatkan bantuan peralatan, kelompok nelayan binaan juga memperoleh pendampingan teknis dan memanfaatkan kapal milik Pemerintah Daerah untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan di perairan sekitar Wini.
Menurutnya, program bantuan ini memiliki sejumlah tujuan strategis, mulai dari meningkatkan keterampilan nelayan, memenuhi kebutuhan sarana penangkapan ikan, hingga mendorong peningkatan hasil produksi perikanan.
“Kami terus berupaya meningkatkan kemampuan nelayan dan membantu penyediaan alat tangkap agar produktivitas mereka meningkat. Dampaknya tidak hanya pada kesejahteraan nelayan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” katanya.
Dukung Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Pemerintah Kabupaten TTU menilai sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di wilayah perbatasan seperti Wini.
Karena itu, bantuan alat tangkap diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga nelayan.
Yohanes juga mengingatkan seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan alat tangkap tersebut secara optimal serta melakukan perawatan secara berkala agar usia pakainya lebih panjang.
“Bantuan ini hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan. Dengan penggunaan yang tepat dan perawatan yang baik, kami berharap hasil tangkapan meningkat dan berdampak pada pendapatan ekonomi masyarakat nelayan,” ujarnya.
Perikanan jadi Sektor Unggulan Daerah
Pemerintah Kabupaten TTU berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor perikanan sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai, pemerintah berharap kelompok nelayan dapat semakin mandiri dan berkembang dalam mengelola usaha perikanan tangkap secara berkelanjutan.
Dengan adanya bantuan pukat monofilamen dan multifilamen tersebut, para nelayan di Wini diharapkan mampu mengoptimalkan aktivitas penangkapan ikan, meningkatkan produksi perikanan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Timor Tengah Utara. (*/rt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










