iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penerbangan Perdana Kefa Air Disambut Meriah, TTU Bidik Investasi dan Pariwisata

Avatar photo
bandara-jack-ukat-TTU
Pesawat Kefa Air jenis Cessna 208B Grand Caravan EX sukses melaksanakan pendaratan perdana di Bandara Jack Ukat, Kefamenanu, Rabu (15/7/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Kefamenanu, RakyatTIMOR.ID – Sejarah baru tercipta di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Pesawat Kefa Air jenis Cessna 208B Grand Caravan EX sukses melaksanakan pendaratan perdana di Bandara Jack Ukat, Kefamenanu, Rabu (15/7/2026).

Keberhasilan uji coba penerbangan tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten TTU.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Pensiunan Guru Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Rumahnya di SoE, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Pesawat yang memiliki kapasitas maksimal 12 penumpang itu berangkat dari Bandara El Tari Kupang dan menempuh perjalanan udara sekitar 30 menit sebelum mendarat dengan aman di Bandara Jack Ukat pada pukul 10.55 WITA.

Penerbangan dipimpin oleh Pilot Capt. Judha Ardiansyah bersama Copilot Capt. Nuruddin.

Disambut Meriah dengan Prosesi Adat

Kedatangan kru dan penumpang perdana Kefa Air disambut meriah oleh Pemerintah Kabupaten TTU bersama ribuan masyarakat yang memadati kawasan Bandara Jack Ukat.

Penyambutan berlangsung penuh nuansa budaya melalui prosesi adat Takanab, diiringi penampilan drum band serta tarian tradisional yang menambah semarak suasana.

Hadir menyambut penerbangan perdana tersebut Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., Wakil Bupati Kamilus Elu, S.H., Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Trinimus Olin, S.Kom., M.T., Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, S.T., beserta jajaran anggota DPRD.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dansatgas Pamtas RI–RDTL, Kepala Rutan Kelas II Kefamenanu, para pimpinan perangkat daerah, camat, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Sejumlah tamu undangan lainnya juga tampak hadir, termasuk Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua DPRD Belu Theodorus Manehitu Djuang, Ketua Umum KADIN NTT Alexander Bobby Lianto, Ketua KADIN TTU FX Dwijajanto Tantry Sanak, serta mantan pimpinan daerah TTU.

Pengamanan kegiatan dilakukan secara terpadu oleh personel TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten TTU.

Bupati TTU: Keraguan Dijawab dengan Fakta

Dalam sambutannya, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pendaratan perdana Kefa Air yang berlangsung aman dan lancar.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pilot, kru pesawat, seluruh pihak yang terlibat, serta masyarakat yang mendukung terwujudnya momentum bersejarah tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi jawaban nyata atas berbagai keraguan terhadap keberadaan Bandara Jack Ukat.

“Hari ini kita menjawab semua keraguan itu bukan dengan kata-kata, tetapi dengan fakta. Kita menjawabnya dengan deru roda pesawat yang menyentuh landasan Bandara Jack Ukat,” tegas Bupati.

Ia menilai pembangunan bandara merupakan investasi jangka panjang yang akan memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bandara Jack Ukat Diyakini Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Falent menegaskan, keberhasilan pendaratan perdana bukan sekadar pencapaian di sektor transportasi, tetapi juga membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi daerah.

Keberadaan Bandara Jack Ukat diyakini mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM ke pasar yang lebih luas, sekaligus menekan biaya logistik dan menarik minat investor.

Selain itu, akses transportasi udara yang semakin baik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Timor Tengah Utara.

“Kita ingin produk pertanian, peternakan, dan UMKM kita menjangkau pasar yang lebih luas. Kita ingin wisatawan datang mengenal budaya kita dan membawa cerita baik tentang Timor Tengah Utara,” ujarnya.

Bupati berharap Bandara Jack Ukat segera melayani penerbangan reguler agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ajak OPD, Pelaku Usaha, dan Generasi Muda Bersiap

Keberhasilan penerbangan perdana, menurut Bupati, harus menjadi pemicu percepatan pembangunan di seluruh sektor.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi, menghadirkan inovasi, dan bekerja lebih progresif agar keberadaan bandara mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Timor Tengah Utara sedang bergerak. Harus ada percepatan, harus ada inovasi, serta harus ada cara berpikir yang melampaui rutinitas dan out of the box,” katanya.

Bupati juga mengajak pelaku UMKM dan dunia usaha meningkatkan kualitas produk serta memperluas jaringan pemasaran sebagai persiapan menghadapi peluang ekonomi ketika penerbangan reguler mulai beroperasi.

Sementara kepada generasi muda, ia berpesan agar terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu menjadi pelaku utama pembangunan daerah.

“Siapkan diri kalian. Tingkatkan kompetensi. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton ketika perubahan besar sedang terjadi di depan mata kita,” pesannya.

Momentum Kebangkitan TTU

Menutup sambutannya, Bupati Falent menegaskan bahwa keberhasilan pendaratan perdana Kefa Air merupakan buah kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, otoritas penerbangan, operator maskapai, dan seluruh masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebersamaan agar Bandara Jack Ukat benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik dari keraguan menjadi keyakinan, dari keterbatasan menjadi peluang, dan dari daerah yang dianggap pinggiran menjadi daerah yang diperhitungkan,” tutupnya.

Dengan keberhasilan uji coba penerbangan perdana ini, Bandara Jack Ukat diharapkan segera melayani penerbangan reguler dan menjadi infrastruktur strategis yang mendorong konektivitas, investasi, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Utara. (rt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *