iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres TTU Evakuasi Tiga Korban Dugaan Penganiayaan Massa di Fafinesu B

Avatar photo
korban penganiayaan TTU
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote menjenguk para korban di RSUD Kefamenanu, Senin (25/5/2026). (Foto: Tribratanewsntt.com)
  • Bagikan

Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi korban, Kapolres TTU juga mengunjungi RSUD Kefamenanu pada Senin (25/5/2026) guna memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan maksimal.

Kronologi Dugaan Penganiayaan Massa

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat warga Desa Fafinesu B melaksanakan ronda malam sekitar pukul 19.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan menyusul keresahan masyarakat akibat maraknya kasus pencurian barang di rumah adat setempat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam patroli warga tersebut, masyarakat mencurigai tiga pria yang melintas menggunakan dua unit sepeda motor. Saat dihentikan dan dimintai keterangan, ketiganya mengaku hendak mengambil madu di wilayah Desa Fafinesu B dan menyebut telah memperoleh izin dari salah satu warga Desa Fafinesu C.

Namun setelah dilakukan konfirmasi, warga yang disebutkan mengaku tidak pernah memberikan izin kepada ketiga pria tersebut.

Baca Juga:
WALHI NTT Desak Polisi Usut Dugaan Penebangan dan Peredaran Kayu Sonokeling di TTU

Situasi itu kemudian memicu emosi warga yang sebelumnya sudah resah akibat kasus pencurian rumah adat hingga berujung pada dugaan aksi penganiayaan terhadap ketiga korban.

Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Kapolres TTU menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa saat ini sedang ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga:
Residivis Curanmor Ditangkap di Malaka, Motor Curian Diduga Dijual ke Timor Leste Lewat Jalur Ilegal

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *