Setelah proses persalinan, Marni sempat menempatkan bayi tersebut di dalam rumah sebelum meninggalkannya untuk mandi dan beristirahat.
Namun, saat kembali, bayi tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Diduga seekor anjing masuk ke dalam rumah dan menyeret jasad bayi keluar tanpa diketahui oleh Marni.
Ditemukan Warga dalam Kondisi Memprihatinkan
Keesokan paginya, Sabtu (13/6/2026), seorang warga bernama Bernadus melihat seekor anjing di sekitar rumahnya yang diduga membawa jasad bayi tersebut. Setelah dilakukan pencarian, jasad bayi ditemukan di area belakang rumah.
Warga kemudian mengamankan dan menguburkan sementara bayi tersebut sebelum melaporkannya ke tokoh adat dan aparat setempat.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian dari Polsek Amanatun Selatan dan Polres TTS segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses pembongkaran kembali makam dilakukan untuk kepentingan identifikasi dan visum oleh tenaga medis Puskesmas Nunkolo.
Polisi Selidiki Kasus Lebih Lanjut
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kasus masih dalam penanganan pihak kepolisian.
“Benar, ada kejadiannya. Saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










