iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Panen Padi Organik Eko Enzim di TTU, Produktivitas Jemaat GMIT Biboki Anleu Meningkat hingga Dua Ton

Avatar photo
GMIT Biboki
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Chairel Malelak, SP., M.Si, secara resmi melakukan panen simbolis padi organik berbasis Eko Enzim milik Jemaat GMIT Biboki Anleu, Klasis TTU, Selasa (26/5/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Menurut Chairel, keberhasilan produksi beras organik berbasis Eco Enzyme merupakan hasil dari pendampingan teknis, pelatihan, serta penerapan berkelanjutan di lahan persawahan masyarakat.

“Hasilnya sangat positif karena selain meningkatkan kualitas beras, juga mampu menurunkan biaya produksi,” jelasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
43 Siswa di TTS Tumbang Usai Konsumsi MBG, 27 Orang Diperbolehkan Pulang

Ia menambahkan, penggunaan pupuk organik berbasis Eko Enzim menjadi salah satu solusi menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada sektor pertanian.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Biboki Anleu Klasis TTU, Pdt. Hendrina Tamelab, S.Th, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten TTU, khususnya Dinas Pertanian dan para penyuluh pertanian yang telah memberikan pendampingan serta dukungan penyaluran pupuk Eko Enzim secara gratis kepada jemaat.

“Panen simbolis ini menjadi bukti bahwa gereja sedang bergerak untuk mencintai alam dan mencintai tanah melalui gerakan penggunaan pupuk organik,” katanya.

Menurut Pdt. Hendrina, penerapan pupuk organik berbasis Eko Enzim pada musim tanam kedua tahun 2026 berhasil meningkatkan produktivitas panen secara signifikan.

“Tahun ini hasil panen meningkat hingga satu ton lebih bahkan bisa mencapai dua ton dari hasil penggunaan pupuk organik Eko Enzim,” ungkapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *