iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasus dr Icha Masuki Babak Baru, BK DPRD TTU Segera Umumkan Hasil Pemeriksaan

Avatar photo
ilustrasi-BK-DPRD
Ilustrasi (RakyatTIMOR.ID/AI)
  • Bagikan

Berdasarkan hasil investigasi tersebut, diduga terdapat tindakan intimidasi terhadap dr. Icha saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026.

Arif menyebut hasil investigasi juga mengaitkan dugaan intimidasi tersebut dengan kondisi psikologis korban yang mengalami depresi berat sebelum meninggal dunia pada 26 Juni 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Diduga Diintimidasi Oknum Anggota DPRD TTU, Dokter Jaga RS Leona Kefamenanu Alami Trauma Berat

Selain itu, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri juga disebut telah mengingatkan Badan Kehormatan DPRD TTU agar menangani laporan dugaan pelanggaran etik secara profesional, independen, dan transparan.

Pemeriksaan Ayah dr. Icha Digelar Tertutup

Sebelumnya, ayah almarhumah dr. Icha, Gabriel Pakaenoni, memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPRD TTU untuk memberikan keterangan sebagai pelapor.

Gabriel hadir bersama istrinya, Nur Azizah, didampingi tim kuasa hukum serta perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) TTU.

Namun, proses pemeriksaan berlangsung tertutup. Hanya Gabriel yang diperkenankan memasuki ruang sidang, sementara kuasa hukum maupun ibu korban tidak diizinkan mendampingi selama pemeriksaan berlangsung.

Pihak keluarga mempertanyakan kebijakan tersebut karena menilai tidak terdapat ketentuan yang secara tegas melarang pendampingan hukum terhadap pelapor dalam proses pemeriksaan etik.

Baca Juga:
BREAKING NEWS: Puluhan Siswa di TTS Keracunan Massal, Sudah Dievakuasi ke Puskesmas Panite

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatTimor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *